Latar Belakang


Dewasa ini, Indonesia memiliki masalah yang tidak main-main yaitu pada perkembangan dan pertumbuhan penduduk yang pesat. Perkembangan dan pertumbuhan penduduk yang cepat ini tidak diimbangi dengan perluasan wilayah sehingga pemerintah melakukan apapun yang bisa dilakukan agar wilayah yang bisa digunakan bertambah. Salah satu cara yang dilakukan pemerintah ini adalah penebangan pohon untuk dijadikan entah lahan hunian, jalan, trotoar dan infrastruktur lain yang mendukung kehidupan manusia.
Di Indonesia khususnya di Semarang, ada beberapa contoh pembangunan yang tidak memerhatikan kelestarian alamnya. Pertama adalah pembangunan Bukit Semarang Baru atau biasa kita sebut BSB di Kecamatan Mijen menghabiskan banyak hektar hutan karet. Kedua adalah pembuatan trotoar di Jl. Thamrin,Semarang yang menghabiskan semua pohon dipinggiran sepanjang Jl. Thamrin. Pada artikel ini lebih dititikberatkan pada pembahasan tentang penebangan pohon di Jl. Thamrin, Semarang.
 Puluhan pohon angsana yang berdiri di pinggir ruas Jl. Thamrin tersebut ditebang lantaran usianya dinilai sudah tua dan akarnya berpotensi merusak jalan. Beberapa warga menyayangkan program penebangan pohon ini, karena tak sejalan dengan visi Pemkot tentang rencana penghijauan, penambahan taman dan ruang terbuka hijau.
Sebelumnya Jalan Thamrin semarang merupakan jalan yang rindang, banyak pohon, namun sekarang setelah trotoar dibangun, Jalan Thamrin menjadi jalan yang sangat gersang dan panas, saat musim hujan jalan tersbut sering digenangi oleh air. Semua hal itu disebabkan karena penebangan pohon. Padahal pohon memiliki banyak fungsi yang sangat penting dalam kehidupan makhluk hidup, beberapa diantaranya yaitu; mengubah gas karbondioksida menjadi gas oksigen yang sangat dibutuhkan makhluk hidup, menahan laju air dan erosi tanah, mencegah banjir, menjaga kesuburan tanah, membuat lingkungan menjadi nyaman.
Kita sebagai warga kota semarang yang peduli akan kelestarian lingkungan, seharusnya kita jangan hanya bisa menerima dan mengkritik apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah yaitu penebangan pohon akibat pelebaran jalan di Jl. Thamrin, Semarang. Tetapi kita harus ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan sekitar dengan cara kita bisa mengambil bagian  dengan cara menanam dua pohon disetiap rumah. Kenapa harus menanam pohon? Seperti yang kita tahu, pohon memiliki banyak fungsi yang sangat penting dalam kehidupan makhluk hidup, beberapa diantaranya yaitu; mengubah gas karbondioksida menjadi gas oksigen yang sangat dibutuhkan makhluk hidup, menahan laju air dan erosi tanah, mencegah banjir, menjaga kesuburan tanah, membuat lingkungan menjadi nyaman. Kita pasti tidak mau kan, kalau bencana seperti banjir terjadi?, Maka dari itu dengan cara menanam dua pohon disetiap rumah, setidaknya kita bisa mengganti pohon-pohon yang sudah ditebangi untuk pelebaran jalan di Jl. Thamrin, Semarang tersebut, selain itu dengan cara itu sedikit banyaknya kita bisa mengurangi kegersangan, suhu panas, dan bencana banjir akibat penebangan pohon tersebut.






Tampilan Perbedaan keadaan sebelum dan sesudah adanya penebangan pohon di kawasan Jl.M.H- Thamrin


Sebelum




Sesudah








Tidak ada komentar:

Posting Komentar